2nd

Kalau siap membeli atau menerima lungsuran barang second, berarti sudah siap dong ya dengan kondisinya?

Anggap aja si owner sebelumnya sudah cukup jujur dengan kondisi barang itu sebelum anda miliki.

Terus kalau tiba-tiba pas anda pakai jadi semacam ketiban sial gitu, baru dipake sebentar kok udah jebol, kok udah ambrol..kok ngga tahan lama banget sih..kok ternyata udah setengah rusak fungsinya??

What would you do? *assuming si owner sebelumnya kayanya udah jujur deh soal kondisinya..*

Berusaha memperbaiki sendiri tanpa ribut-ribut komentar?

Buang aja karena merasa barang 2nd itu udah semacam useless?

Atau pake komplain dulu ke owner sebelumnya kalau kondisi barangnya rasanya udah jauh dari oke?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s