2010 says..

Shht happens.

Kalo hidup tidak memberikan semua yang kita inginkan, bukan berarti kita musti nyinyir dalam menanggapinya.

Dan respon kita terhadap orang lain/situasi di sekitar kita, bisa jadi itu justru adalah gambaran dari diri kita sendiri yang sebenarnya.

*udah tau sih sebetulnya*

Anyway, semua yang diungkapkan diatas dilakukan dalam keadaan sadar sepenuhnya dan masih work-related term. Walaupun saya sendiri bisa melihat secara langsung kalau teori-teori diatas bisa diaplikasikan ke dalam topik relationship juga..teehee 😀

Anyway part 2, yang logis-logis begini rasanya ngga sejalan sama yang emosional ya? Begitu?

Logis = pake otak. Emosional = pake perasaan. Logis > && != Emosional.

Logis = ngga pake perasaan, so Logis FTW (?)

…..itu sebabnya kenapa semua terlihat begitu mudah

*sesi mengarang bebas di pagi buta…sekian dan terima kasih*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s